Rabu, 11 Juni 2014

Rencana Pajak Barang Mewah Smartphone Ditentang Operator


Liputan6.com, Jakarta - Keinginan pemerintah untuk menerapkan pajak barang mewah (PPnBM) untuk perangkat smartphone ternyata tak hanya ditentang oleh para pembuat ponsel. Operator telekomunikasi pun mengaku keberatan bila pemerintah menerapkan aturan tersebut.

Keberatan itu disampaikan Loong Tuck Weng, Chief Marketing Officer Indosat yang dijumpai tim Tekno Liputan6.com. Pria yang akrab disapa Loong itu menyebutkan bahwa kebijakan PPnBM di smartphone tidak sejalan dengan program penyediaan internet bagi semua rakyat Indonesia.

"Sudah kita semua kalau internet merupakan salah satu faktor pendukung di berbagai sektor termasuk pendidikan dan ekonomi. Kita berkomitmen mendorong pertumbuhan penggunaan internet supaya taraf hidup dan daya saing masyarakat meningkat," ungkap Loong.

Ia menyebutkan bahwa pihak operator telah berusaha keras untuk membuat masyarakat lebih mudah mengakses internet termasuk lewat tarif murah dan bundling perangkat pendukung internet seperti modem dan smartphone.

"Kita berusaha untuk memberikan kemudahan masyarakat supaya bisa mengakses internet lewat layanan data yang disediakan. Tapi kalau smartphone sebagai salah satu perangkatnya malah dikasih pajak barang mewah kan jadinya berlawanan dengan tujuan kita," kata Loong.

Rencana penerapan PPnBM di smartphone memang sempat menjadi perbincangan yang cukup ramai di kalangan penggiat teknologi. Keinginan pemerintah tersebut dinilai kurang tepat karena akan membatasi angka adopsi smartphone yang merupakan salah satu perangkat pendukung internet di Tanah Air.

Suara sumbang lain terkait PPnBM smartphone pun datang dari distributor ponsel, Erajaya Swasembada. Pihak Erajaya menilai PPnBM di smartphone lebih banyak mudharatnya daripada manfaatnya ketika diterapkan.

"Saya sarankan pemerintah untuk berpikir ulang bila ingin menerapkan kebijakan penerapan pajak barang mewah di smartphone. Saya pikir itu malah banyak mudhorotnya daripada manfaatnya," ungkap Djatmiko Wardoyo, Marketing Communication Director Erajaya.
(Dewi Widya Ningrum)

Sumber: http://tekno.liputan6.com/read/2061087/rencana-pajak-barang-mewah-smartphone-ditentang-operator

Transaksi e-Money Tumbuh 120 Persen Tiap Tahun

Liputan6.com, Jakarta - Kecanggihan teknologi makin banyak dimanfaatkan orang untuk mempermudah kehidupan dan aktivitas sehari-hari, termasuk transaksi menggunakan uang elektronik atau e-money. Besarnya potensi e-money terlihat dari nilai transaksinya yang makin meningkat.

Transaksi e-money pada tahun 2009 tercatat sebanyak 48 ribu kali dengan nilai Rp 1,4 miliar per hari. Pada tahun 2010 jumlahnya naik menjadi 73 ribu transaksi dengan nilai Rp 1,9 miliar.

Jumlah itu masih terus meningkat di tahun 2012 menjadi 219 ribu transaksi dengan nilai Rp 3,9 miliar. Data tersebut memperlihatkan bahwa setiap tahun transaksi e-money tumbuh hingga 120% yang membuktikan adanya potensi besar di sana.

Wajar saja bila potensi besar yang dimiliki e-money membuatnya diincar banyak industri, termasuk telekomunikasi. Saat ini, operator telekomunikasi yang sudah memiliki layanan e-money ialah Telkomsel (t-cash), XL (XL Tunai), Indosat (Dompetku), Telkom (Delima) dan Finnet (Finpay). Produk e-money juga dirilis oleh pemain independen seperti Skye Sab dan Doku.

Bank Indonesia belum lama ini juga telah mengeluarkan peraturan (PBI) Nomor 16/8/2014 tentang uang elektronik (e-money). Aturan ini telah lama ditunggu banyak pihak, baik dari industri perbankan, telekomunikasi, atau pemain independen.

"Dengan hadirnya aturan baru ini jelas merupakan angin segar bagi perkembangan e-money di Indonesia," kata Yura A Djalins, Deputi Direktur Departemen Kebijakan dan Pengawasan Pembayaran Bank Indonesia dalam diskusi IndoTelko Forum bertema 'Collaborative & Incentives: a New Breakthrough for e-Money'.

Pada aturan tersebut, BI menetapkan penerbit uang elektronik atau e-money, dilarang untuk melakukan kerja sama ekslusif serta dilarang untuk menahan nilai minimum transaksi menggunakan uang elektronik. Perubahan menarik lainnya di aturan ini ialah BI juga mendorong terjadinya interkoneksi top-up dan interoperability di antara sesama penerbit e-money.

BI juga mengatur bahwa penerbit e-money dibagi menjadi tiga lembaga, yakni bank umum, bank pembangunan daerah (BPD), dan lembaga selain bank (LSB). Saat ini ada 17 penerbit e-money di Indonesia, dimana nilai transaksinya berkisar Rp 8,7 miliar per hari dengan volume sebanyak 420 ribu kali.
(Dewi Widya Ningrum)

Sumber: http://tekno.liputan6.com/read/2061721/transaksi-e-money-tumbuh-120-persen-tiap-tahun

Makin Banyak yang Belanja Online Pakai Tablet

KOMPAS.com - Penggunaan tablet untuk berbelanja online tumbuh empat kali lipat lebih cepat dibandingkan smartphone. Hal itu menurut E-commerce Index terbaru dari Rakuten

Penelitian mengenai tren berbelanja itu dilakukan di 14 pasar. Salah satu hasilnya, penggunaan tablet tumbuh 41,9% di 2013, sementara penggunaan ponsel cerdas tumbuh hanya sebesar 9,7% di periode yang sama.

Lebih lanjut disebutkan dalam keterangan tertulis Rakuten bahwa 6,1% pelanggan lebih memilih untuk berbelanja online menggunakan tablet, sementara 6,8% memilih untuk menggunakan ponsel cerdas. 

Inggris menyalip AS sebagai pasar terdepan di dunia untuk penggunaan tablet, dengan 12,2% dari warga Inggris yang  disurvei mengatakan bahwa mereka memilih untuk menggunakan tablet, dibandingkan dengan 11,3% pebelanja Amerika.

Di sisi lain, pebelanja di Brasil lebih lambat untuk beralih ke tablet PC, hanya 0,7% dari populasi yang lebih suka menggunakan tablet saat berbelanja. 

Sedangkan di Indonesia, ponsel cerdas tetap jadi pilihan pertama dengan 15,5% dari pebelanja di Indonesia memilih menggunakan ponsel cerdas, sementara 7,0% memilih menggunakan tablet PC.

Meskipun ada pertumbuhan m-commerce, PC tetap jadi pilihan paling populer bagi para pebelanja untuk mengakses situs retail, namun data mengenai hal ini sedikit berubah. Di dunia, 81,8% pebelanja menggunakan PC untuk berbelanja online, bandingkan dengan 83,2% di tahun 2013. Perangkat mobile mencakup 13,8% dari total data ini, naik dari 12% tahun lalu. 

Sementara itu di Indonesia, 68,5% warga Indonesia berbelanja menggunakan PC dan 25,0% menggunakan perangkat mobile.

“Kami terus melihat peralihan dalam cara konsumen berinteraksi dengan retailer melalui saluran digital. Hanya empat tahun setelah peluncuran iPad Apple, tablet dengan cepat menjadi perangkat yang paling populer untuk berbelanja online," kata Yasunobu Hashimoto, General Manager Rakuten Belanja Online. 

Dalam beberapa tahun, beberapa market mengalami ‘kelelahan sosial’ dengan penurunan sangat kecil dalam jumlah orang yang merekomendasikan barang yang mereka beli di jejaring sosial. Index terakhir menunjukkan 41,9% orang merekomendasikan barang di situs sosial media, bandingkan dengan 44% tahun 2013. 

Namun di Indonesia, 77,5% orang yang disurvei mengatakan bahwa mereka secara teratur mereview dan merekomendasikan produk di situs sosial media. 

“Media sosial tetap menjadi saluran penting bagi retailer untuk berhubungan dengan opini konsumen dan ‘crowdsource’ mengenai produk baru dan layanan. Selain mempengaruhi keputusan untuk stocking, rekomendasi yang dibagikan di situs sosial media juga mempengaruhi kebiasaan belanja konsumen," Yasunobu menambahkan.

"Banyak pebelanja kini beralih ke situs seperti Pinterest atau Twitter untuk menemukan produk-produk yang mereka mungkin beli dan menemukan pendapat orang lain mengenai barang-barang tersebut sebelum melakukan pembelian. Retailer bisa mendorong penjualan dengan berinteraksi dengan konsumen melalui saluran-saluran tersebut dan memudahkan untuk berbagi rekomendasi," lanjutnya.

Pakaian dan aksesoris adalah item yang paling sering dibeli online di dunia, namun pebelanja di Brasil dan Jepang memiliki tren yang berbeda. Konsumen elektronik berada paling atas di Brasil dengan lebih dari setengah pebelanja (55,1%) membeli barang elektronik secara online, sementara di Jepang, pebelanja lebih mungkin untuk memesan atau mengunduh buku dan majalah (59,7%). 

Sedangkan di Indonesia, 74% pebelanja memesan pakaian dan aksesoris secara online, sementara kategori populer lainnya adalah produk elektronik (47,5%), barang kesehatan/kecantikan (39,2%), makanan/minuman (31,2%), peralatan rumah tangga/small appliances (30,7%) dan buku/majalah (29,8%). 

Sementara pebelanja Indonesia paling sedikit yang membeli perangkat besar/large appliances secara online, dengan 4,7% pebelanja memilih untuk melakukan pembelian secara langsung. 

Sumber: http://tekno.kompas.com/read/2014/06/11/1620009/Makin.Banyak.yang.Belanja.Online.Pakai.Tablet

Editor: Wicak Hidayat

Selasa, 06 Mei 2014

Resensi Film Habibie & Ainun




Tanggal release : 20 Desember 2012
Sutradara : Faozan Rizal
Cerita oleh : Bacharuddin Jusuf Habibie
Genre : Drama
Produser : Dhamoo Punjabi, Manoj Punjabi
Pemain Film :
·         Reza Rahardian – Habibie
·         Bunga Citra Lestari - Ainun Habibie
·         Tio Pakusadewo - H. M Soeharto
·         Ratna Riantiarno - R.A. Tuti Marini Puspowardojo (Ibu Habibie)
·         Mike Lucock - Ilham Akbar Habibie
·         Christoffer Nelwan – Thareq Kemal Habibie
·         Vita Mariana
·         Esa Sigit - Habibie muda
·         Marsha Natika - Ainun muda
·         Bayu Oktara - Fanny Habibie
Film yang dibintangi Reza Rahardian dan Bunga Citra Lestari  itu menceritakan mengenai perjalanan hidup Pak Habibie dan juga kisah cintanya dengan Ibu Ainun.
Setting awal dimulai ketika Habibie dan Ainun masih remaja, mereka memang bersekolah ditempat yang sama dan gurunya kala itu sempat bergurau dengan mengatakan kalau sebernarnya mereka berjodoh tapi Habibie menyangkalnya, ia malah mengatakan kalau Ainun itu hitam, jelek, gendut, seperti gula jawa.
Tahun demi tahun pun berlalu, Habibie yang berkuliah di Jerman terpaksa harus pulang ke Indonesia karena penyakit Tubercolosis yang dideritanya. Tapi dari situlah cerita cinta Habibie&Ainun berlanjut. Habibie akhirnya dipertemukan kembali dengan Ainun lewat kue yang harus diantarkannya ke rumah Ainun.
Ainun yang telah berubah menjadi gadis muda nan cantik pun, membuat Habibie jatuh hati. Karena kecantikannya banyak pria yang menaruh hati padanya. Dan kebanyakan pria yang menyukainya adalah pria yang berpangkat dan kaya, tapi Habibie sama sekali tidak merasa rendah diri. Dengan santainya ia datang ke rumah Ainun dengan menggunakan becak sedangkan para ‘pesaingnya’ itu kebanyakan bermobil.
Hebatnya, Ainun sendiri tidak silau dengan itu semua, ia lebih memilih Habibie dan hidup bersama dengannya. Setelah menikah, mereka pergi ke Jerman.
Banyak sekali kerikil-kerikil cobaan dalam rumah tangga Habibie dan Ainun. Termasuk ketika Habibie sama sekali tidak memiliki uang untuk pulang kerumahnya, dan harus berjalan ditengah badai salju dengan sepatu yang bolong sampai harus ditambal dengan kertas agar ia bisa berjalan kembali. Ainun yang melihat kaki Habibie yang terluka ketika sampai rumah, tak tega dan meminta Habibie untuk memulangkannya ke Indonesia agar bisa membantu biaya Habibie selama di Jerman.
Karena Habibie yang ketika itu mengidap penyakit tubercolosis tetap mendapatkan perhatian yang lebih, Ainun yang sedang sakit parah tapi sempat menuliskan daftar obat yang harus diminum oleh Habibie karena selama ini dialah yang menyiapkan obat untuknya.
Di Jerman Habibie menyelesaikan studi S3-nya dan juga berharap bisa kembali ke Indonesia untuk bisa membuat sebuah pesawat anak bangsa seperti janji yang pernah diucapkan olehnya ketika sakit.
‘Dinegeri orang dipuji, dinegeri sendiri dicaci.’ Mungkin itu kalimat tepat yang menggambarkan kondisi Habibie saat itu. Habibie yang dihormati di Jerman, ternyata tidak dihormati dinegerinya sendiri. Mimpi Habibie untuk bisa membangun tanah air tempat ia dilahirkan, mengalami hambatan. Dengan terpaksa ia menerima semua itu dengan lapang dada dan bekerja di Industri Kereta Api di Jerman.
Sampai akhirnya, Habibie memiliki kesempatan untuk bisa mewujudkan mimpinya. Ia di beri kesempatan untuk membuat pesawat terbang dinegerinya sendiri. Setelah menjadi wakil direktur utama IPTN, kemudian ia diangkat menjadi menteri, kemudian menjadi wakil presiden dan akhirnya menjadi presiden menggantikan Soeharto yang lengser dari jabatannya.
Setiap kesuksesan pasti ada pengorbanan. Kesuksesan Habibie yang ingin mengabdikan diri pada negara, berdampak pada keluarganya. Ia tak lagi sempat menghabiskan waktu dengan keluarganya, bahkan untuk dirinya sendiri pun tidak. Tidur pun hanya 1 jam setiap harinya.
Ketika Habibie tak mencalonkan diri sebagai presiden di pemilu berikutnya, ia pun kembali ke Jerman bersama dengan Ainun. Disana mereka hidup lebih tenang dan damai. Tapi ketenangan dan kedamaian itu tak bertahan lama. Ainun yang divonis menderita kanker ovarium stadium 4, memaksanya harus dirawat di rumah sakit dan menjalankan operasi berkali-kali. Selama sakit, Habibie dengan setia merawat Ainun dan menjaganya sampai Ainun menutup mata untuk selama-lamanya.
Kurang lebih itulah sedikit ulasan mengenai film Habibie&Ainun. Film yang membuat presiden Susilo Bambang Yudhoyono menitikkan air mata, memang sukses pula membuat para penonton tak berhenti menangis walaupun film sudah berakhir.
Ternyata setelah 2 minggu ditinggalkan Ibu Ainun, suatu hari ia memakai piyama tanpa alas kaki dan berjalan mondar-mandir memanggil. “Ainun..Ainun…”, ia mencari Ibu Ainun disetiap sudut rumah.
Para dokter yang melihat perkembangannya sepeninggalan Ibu Ainun, berpendapat. “Habibie bisa mati dalam waktu 3 bulan jika terus begini, kita para dokter harus tolong Habibie.”


Lalu berkumpulah dokter dari Jerman dan Indonesia, dan memberi Habibie 3 pilihan.
1. Opsi pertama, Ia harus dirawat dirumah sakit, diberi obat khusus sampai ia dapat mandiri meneruskan hidupnya. Artinya Habibie gila dan harus dirawat di rumah sakit.
2. Opsi kedua, Para dokter akan mengunjunginya dirumah dan harus berkonsultasi terus menerus dengan mereka dan ia harus mengkonsumsi obat khusus. Sama saja, artinya ia sudah gila dan harus diawasi terus menerus.
3. Opsi ketiga, Ia disuruh menuliskan apa saja mengenai Ainun, anggaplah ia bercerita dengan Ainun, seolah Ainun masih hidup.
Dan Habibie memilih opsi ketiga. Menulis dan menceritakan semua peristiwa yang Ia lalui bersama dengan Ibu Ainun selama hidupnya hingga Ibu Ainun meninggal dunia. Ibu Ainun sendiri juga merupakan perempuan hebat. Dia menepati janjinya untuk selalu mendampingi Pak Habibie sampai akhir hidupnya, dikala susah maupun senang. Bahkan didetik-detik terakhir menjelang kepergiannya, ia tetap memikirkan Pak Habibie.
 “Saya tidak bisa, saya tidak bisa berjanji akan menjadi istri yang sempurna untukmu. tapi saya akan selalu mendampingimu, saya janji itu.”-Ainun, ketika dilamar oleh Habibie.
“Setiap ujung terowongan pasti ada cahaya, dan saya janji akan membawamu ke cahaya itu.”-Habibie, ketika Ainun memintanya untuk dipulangkan ke Indonesia.
“Mana bisa kamu memimpin 200 juta rakyat Indonesia, jika memimpin tubuhmu sendiri saja tidak bisa!”-Ainun, ketika melihat Habibie hanya tidur 1 jam setiap harinya.

Trik Menggunakan Google Maps Saat Offline



Koneksi online pada prinsipnya diperlukan untuk dapat terhubung dengan Google Maps. Namun ada trik bagi pengguna iOS dan Android untuk bisa menggunakan Google Maps ketika offline.

Perusaahan layanan jasa
internet tersebut kini telah memperbarui fitur mereka dengan mode peta offline. Fitur ini sebelumnya pernah ada, tapi kurang inovatif.

Cnet, Rabu 7 Mei 2014, melansir cara-cara untuk menjalankan fitur Google Maps saat tidak terkoneksi dengan internet. Namun fitur ini terbatas untuk iOS dan Android. Berikut langkah-langkahnya:

1.
Install versi terbaru Google Maps. Untuk iOS versi 3.0, sedangkan Android versi 8.0. Khusus untuk pengguna Android harus rajin memeriksa versi terbaru Google Maps, karena Google sering merilis update untuk Android.

2. Setelah memiliki versi terbaru Google Maps, luncurkan aplikasi tersebut, tekan ikon
profil yang terletak di sebelah bar pencarian, kemudian gulirkan ke bawah halaman.

3. Perangkat ini didedikasikan sepenuhnya untuk peta offline. Ada dua metode untuk menyimpan bagian terkait penggunaan offline ini. Setelah pengaturannya dengan mengetik ‘OK Maps’ dalam pencarian
bar setiap akan melihat peta.

4. Ketika sudah mengaktifkan
save dialog, peta yang akan disimpan dapat diperbesar maupun diperkecil. Perlu diingat, penyimpanan peta tersebut memiliki masa kadaluwarsa terhitung 30 hari sejak disimpan. Setelah 30 hari, peta yang disimpan akan otomatis dibersihkan.

sumber : http://teknologi.news.viva.co.id/news/read/502480-trik-menggunakan-google-maps-saat-offline

Upaya Ini Bisa Tingkatkan Kecepatan Internet Indonesia

Kecepatan koneksi internet di Indonesia memang masih sangat tertinggal dibanding negara lain.

Menurut rata-rata kecepatan koneksi internet dunia yang dirilis Akamai, peringkat konesi internet Indonesia di antara negara Asia Tenggara masih kalah dari Singapura yang menempati urutan ke-22 dan Malayisa yang menduduki peringkat 71. Sementara itu, Indonesia masih tercecer di peringkat 118 dengan rata-rata kecepatan koneksi di bawah 2 Mbps.

Namun, dengan makin banyaknya pemain broadband berbasis kabel optik, kecepatan koneksi internet di Indonesia perlahan bakal naik.

"Nanti rata-rata kecepatan koneksi sudah pasti naik. Itu wajar, karena kehadiran pemain memberi efek domino, kompetitor pasti bakal menggelar program yang bisa menaikkan akses internet," jelas Aditya Haikal, Marketig Division Head PT MNC Kabel Mediacom usai peluncuran layanan broadband Play Media di Menara MNC, Jakarta, Selasa 6 Mei 2014.

Ia menambahkan, layanan broadband yang diberikan dengan kabel optik memberikan akses yang lebih stabil dibandingkan koneksi mobile broadband.

"Lebih andal dibandingkan broadband LTE atau 4G," ujar Haikal.

Hal itu memicu peningkatan penggunaan layanan broadband kabel optik. Terlebih lagi, jika pemain kabel optik bisa memberikan variasi.

Haikal mencontohkan, layanan kabel optik yang memungkinkan untuk sinkronisasi dengan konten di mobile, menjadi daya tarik pengembangan fix broadband.

Hal senada juga disampaikan Ade Tjendra, Direktur MNC Kabel Mediacom. Ia yakin kenaikan kecepatan internet Indonesia bakal meningkat dengan basis demografi yang didominasi oleh kawula muda.

"Ada potensi tinggi. Penduduk kita didukung oleh usia muda yang produktif dan haus telekomunikasi serta media," kata dia.

Sementara itu, pertumbuhan kelas menengah dengan produk domestik bruto (PDB) US$4 ribu juga makin naik ke depan, sehingga sangat mendukung pemain fix broadband menggelar layanan dan berujung pada peningkatan kecepatan internet.
 
sumber : http://teknologi.news.viva.co.id/news/read/502287-upaya-ini-bisa-tingkatkan-kecepatan-internet-indonesia

Google Ungkap Proyek-proyek Misterius yang Gagal



Perusahaan internet raksasa Google sudah lama diketahui memiliki laboratorium khusus, Google X, yang menjadi tempat mengembangkan teknologi masa depan. Teknologi yang dikembangkan pada Google X, mengusung ide brilian, terobosan teknologi, dan solusi radikal untuk membuat kehidupan lebih baik di masa depan.

Salah satu hasil hasil laboratorium Google X adalah kacamata pintar Google Glass dan mobil tanpa sopir, self driving car, hingga Project Loon, proyek internet dengan balon udara.

Proyek yang dikembangkan Google X seringkali sangat misterius, rahasia, dan dipandang mengusung hal-hal yang aneh, mencoba segalanya termasuk ide yang dianggap gila.

Semangat proyek Google X bahkan berada di antara proyek sangat berani dan seperti berambisi ingin mewujudkan hal fiksi menjadi kenyataan. Google X menyebut tiada henti bahwa mereka memikirkan teknologi untuk masa depan, mewujudkan hal yang dianggap mimpi menjadi kenyataan.

Mengingat rahasia, Google tak pernah mengungkapkan sebuah proyek Google X, sampai waktunya untuk dibuka ke publik.

Nah, dikabarkan Forbes, Rabu 7 Mei 2014, belum lama ini pada panggung konferensi TechCrunch Disrupt, Kepala
Program
Google X Astro Teller, membeberkan beberapa uji coba proyek rahasia Google X. Lazimnya sebuah uji coba, Teller mengakui proyek Google X beberapa kali mengalami kegagalan.
Alasannya klise, kurang layak secara teknologi dan lingkungan. Berikut ini di antara proyek-proyek itu:

Mesin terbang jetpack

Seperti di film fiksi, perangkat ini bisa menerbangkan seseorang dengan mengenakan sabuk atau baju berbasis roket di tubuh manusia. Teller mengungkapkan, jetpack sudah pernah masuk daftar deretan teknologi yang didalami Google. Namun, sayang itu tak berlanjut. "Masalahnya yaitu daya yang tak efisien. Saya tak bisa hidup dengan jetpack," beber Teller.

Mesin terbang itu, imbuh Teller, boros energi. Bayangkan butuh satu galon gas untuk terbang sedikitnya seperempat mil. Belum lagi efek suara gemuruh sekeras suara motor yang dihasilkan. Suara keras dan pemborosan gas membuat mesin terbang itu tak layak.

Papan terbang hoverboard

Proyek gagal Google X yang lain yaitu hoverboard. Ini adalah semacam skateboard terbang. Bahkan, Google sempat memamerkan perangkat terbang kecil itu lengkap dengan magnet dan grafit. Namun, tim Google X melihat masalah praktis dalam skala konsep sampai ukuran yang dapat digunakan. Hasilnya, papan terbang itu tak dilanjutkan.

Tim Google X beralasan untuk membuat papan terbang itu bakal sangat mahal dan rumit, dan memperkirakan biaya pengembangan hoverboard tak sebanding dengan manfaat sosial dan ekonomi.

Lift antariksa

Ide gila lainnya yang pernah dibahas dalam Google X yaitu membangun lift yang menghubungkan Bumi dengan antariksa. Gagasan ini mengambil dari novel fiksi ilmiah berjudul "The Fountains of Paradise" karya Arthur C. Clarke yang terbit pada 1979. Clarke memperkenalkan ide membangun lift antariksa untuk para peneliti dan masyarakat.

Teknologi lift atau elevator itu berupa sebuah ruangan besar yang dibalut material yang sangat kokoh untuk menaikkan dan menurunkan lift dari Bumi ke ruang angkasa. Ide ini dipandang solusi terbaik untuk eksplorasi antariksa.

Proyek ini juga dianggap tak layak diteruskan. Teller pernah mengatakan sangat susah membangun materi yang sangat kokoh. Materi yang disiapkan misalnya pipa nano-karbon pun tak cukup meyakinkan tim Google X untuk melanjutkan gagasan brilian itu.

Teleportasi

Masih ada lagi proyek yang gagal di tim Google X, yaitu teleportasi seperti pada film fiksi Star Trex. Ide ini yakni memindahkan suatu benda atau materi secara instan. Pada akhirnya tim tak mampu melanjutkan dengan alasan ide itu tak sesuai dengan beberapa hukum fisika.

sumber : http://teknologi.news.viva.co.id/news/read/502470-google-ungkap-proyek-proyek-misterius-yang-gagal